Jilati saja pesonaku semaumu, daripada kau sembur sekelumit cemooh
penuh dosa.
Aku sudah menyerah, pasrahkan raga tuk sawala tak berkenan yang
hanya menambah penat tanpa cinta.
Putaran waktu kian mercoki, menemanimu
menggertak hutang nafsu padaku. Yang ku lakukan hanya tersungkur menyembahmu,
berusaha kumpulkan asa yang sudah lama hilang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar